Jarang Diketahui, Inilah 5 Fakta Seputar Keputihan yang Perlu Anda Tahu

Jarang-Diketahui-Inilah-5-Fakta-Seputar-Keputihan-yang-Perlu-Anda-Tahu
Foto dari Canva

Setiap wanita pernah mengalami keputihan. Namun keputihan pada tiap wanita bisa jadi memiliki siklus dan pola yang berbeda. Keputihan bisa jadi muncul sebagai ciri-ciri bentuk keputihan tanda hamil, akan haid, maupun karena penyebab lainnya. Ya, keputihan bisa jadi muncul karena pola hidup yang Anda terapkan atau karena ada indikasi penyakit lain.

Cairan bening yang keluar dari organ kewanitaan ini terbilang normal dan umum terjadi. Hanya saja, pada kondisi tertentu keputihan ini patut diwaspadai. Keputihan normal tidak akan membuat Anda terganggu, namun jika keputihan yang dialami termasuk keputihan abnormal seperti menimbulkan bau atau rasa gatal, maka ada baiknya Anda segera mengatasinya.

Fakta Keputihan

Sering dialami wanita, lantas apa saja fakta tentang keputihan yang sebaiknya Anda tahu? Berikut ulasannya.

1. Self cleaning

Merawat organ sensitif tidak boleh sembarangan, apalagi kebanyakan produk kewanitaan mengandung bahan kimia yang belum tentu aman untuk vagina. Di sinilah peran keputihan, dimana keputihan adalah mekanisme pembersihan area kewanitaan pada dinding sel vagina, kelebihan air maupun bakteri.

Oleh karena itu Anda tidak perlu khawatir apabila mengalami keputihan sebab tubuh sedang membersihkan dirinya. Anda hanya perlu mengenali jenis keputihan yang dialami agar dapat membedakan keputihan normal atau tidak normal.

2. Pola berbeda antara satu wanita dengan lainnya

Seperti yang telah disinggung di atas, keputihan pada setiap wanita mempunyai pola yang berbeda. Ada yang mengalami keputihan pada saat tertentu, seperti ketika mau haid, hamil, dan sedang stres. Pun ada wanita yang mengalami keputihan setiap hari. Jadi penting bagi Anda untuk mengetahui jenis-jenis keputihan sehingga dapat membedakan ciri-ciri bentuk keputihan tanda hamil maupun lainnya.

3. Bakteri baik

Mekanisme keputihan membantu tubuh membersihkan area kewanitaan, jadi dalam hal ini keputihan membawa peran positif untuk tubuh. Oleh karena itu Anda sebaiknya tidak perlu buru-buru untuk mengobati keputihan agar bakteri baik yang dimiliki cairan bening ini bisa berperan dengan sebagaimana mestinya. Dengan catatan jika keputihan Anda masuk kategori normal, ya. Terlebih jika keputihan Anda merupakan ciri-ciri bentuk keputihan tanda hamil,

4. Tidak perlu menggunakan sabun

Seringnya, yang tertanam dalam pikiran kita adalah sabun dapat digunakan untuk membersihkan segala sesuatu yang kotor. Termasuk untuk membersihkan area kewanitaan, baik ketika sedang mengalami keputihan maupun tidak.

Padahal, membersihkan area kewanitaan dengan sabun sangat tidak disarankan. Hal ini dikarenakan organ kewanitaan memiliki pH yang asam, sedangkan pH sabun ini cenderung basa. Itu artinya, penggunaan sabun ini memicu rusaknya keseimbangan pH vagina.

5. Tidak harus menggunakan pantyliner

Pantyliner seringkali dijadikan senjata andalan para wanita ketika keputihan muncul. Padahal, penggunaan pantyliner berkepanjangan membuat aliran udara tidak lancar sehingga rentan mengalami lembab. Jika penggunaan pantyliner Anda maksudkan untuk menjaga kebersihan celana dalam, pastikan Anda rajin mengganti pantyliner setidaknya 4 jam sekali.

Mengingat organ kewanitaan ini area yang sangat sensitif, upayakanlah untuk senantiasa menjaga kebersihannya. Perhatikan kebersihan celana dalam yang digunakan dan pilihlah bahan yang dapat menyerap keringat dengan baik sehingga pH organ kewanitaan ini tetap terjaga. Mengenai keputihan, selama tidak ada tanda-tanda yang perlu diwaspadai, maka Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Siapa tahu keputihan yang Anda alami justru menjadi ciri-ciri bentuk keputihan tanda hamil. Tentu akan sangat membahagiakan, ‘kan?

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *