Memahami Istilah E-Billing Pajak dan Pengertiannya

  • Whatsapp
Memahami-Istilah-E-Billing-Pajak-dan-Pengertiannya
Foto dari Canva

Penerimaan negara dari pajak yang besar bisa membantu peningkatan pembangunan di segala sektor baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, keamanan, dan lain-lain. Anda yang rutin membayarkan pajak pada negara ikut serta membantu peningkatan layanan publik, lho! Di era digital ini, Anda bisa mendapatkan kemudahan setor pajak dengan cara online saja. Sangat praktis dan fleksibel sebab bisa dilakukan kapan atau di mana saja, bukan? Anda yang membayar pajak secara online, wajib tahu cara membuat kode e-Billing pajak lebih dulu.

e-Billing Pajak dan Pengertiannya

Biller Ditjen Pajak mengelola billing system yang akan memberikan kode identifikasi yang bisa memudahkan wajib pajak untuk melakukan setoran pajak. Nantinya Anda bisa melakukan pembayaran pajak lebih mudah dan akurat tanpa repot lagi. Pastikan telah melakukan registrasi di aplikasi e-Billing SSE online, lalu buat dan cetak kode e-Billing Anda sebelum melakukan pembayaran setoran pajak.

Berikut istilah dalam billing pajak elektronik yang wajib Anda ketahui yaitu :

1. Billing system

Merupakan metode pembayaran elektronik menggunakan kode billing yang diberikan sistem tersebut.

2. Biller

Adalah unit Eselon I Ditjen Pajak yang memiliki tugas dan wewenang dalam mengelola sistem billing serta menerbitkan kode billing untuk wajib pajak terkait.

3. Sistem billing

Adalah sistem yang digunakan setiap biller dalam mengelola administrasi sistem penerimaan pajak negara secara online.

4. Kode billing

Wajib pajak akan mendapatkan kode identifikasi yang diterbitkan lewat sistem billing di situs resmi DJP.

5. Aplikasi billing DJP

Merupakan aplikasi website yang bisa diakses dengan jaringan internet untuk mempermudah wajib pajak mendapatkan kode billing.

6. EDC

Electronic Data Capture merupakan alat yang bisa membantu pembayaran transaksi debit atau kredit dengan sistem jaringan bank persepsi.

7. NTPN

Singkatan dari Nomor Tanda Penerimaan Negara atau tanda bukti bahwa wajib pajak sudah membayarkan jumlah pajak ke kas negara pada Bukti Penerimaan Negara yang diterbitkan oleh DJP.

8. NTB

Nomor Transaksi Bank merupakan nomor bukti transaksi penerimaan kas negara yang wajib pajak setorkan lewat bank persepsi.

9. NTP

Nomor Transaksi Penerimaan merupakan nomor bukti transaksi penerimaan kas negara yang wajib pajak setorkan lewat pos persepsi.

10. BPN

Adalah kependekan dari Bukti Penerimaan Negara atau tanda bukti berupa dokumen yang diterbitkan oleh pihak bank atau pos persepsi atas transaksi penerimaan negara. Keberadaan BPN yang memiliki NTB atau NTP merupakan bukti setoran yang bisa menjadi bukti wajib pajak telah membayarkan setoran sesuai ketentuan.

11. SSP

Surat Setoran Pajak merupakan bukti pembayaran menggunakan formulir SSP di tempat yang sudah ditunjuk oleh Menteri Keuangan, misalnya kantor pajak pratama terkait.

12. SSP PBB

Tidak hanya SSP penghasilan saja, Anda juga harus tahu istilah SSP PBB atau Surat Setoran Pajak Pajak Bumi dan Bangunan yang berisi informasi setoran wajib pajak ke kas negara yang bisa dibayar lewat bank atau pos persepsi.

13. SPPT PBB

Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan yang digunakan DJP untuk menginformasikan jumlah pajak bumi dan bangunan terutang pada wajib pajak.

14. SKP PBB

Surat Ketetapan Pajak Pajak Bumi dan Bangunan merupakan surat ketetapan mengenai pajak yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu UU nomor 12 tahun 1985 pasal 10 ayat 2 yang telah diubah dengan UU nomor 12 tahun 1994.

Sejarah perkembangan pembayaran pajak di Indonesia berawal dari pembayaran langsung ke kas negara, kemudian bisa lewat bank atau pos persepsi, revolusi menggunakan perbankan yang bersifat online hingga kemudahan menggunakan pembayaran elektronik atau e-Billing seperti sekarang ini. Sistem pembayaran pajak bisa langsung terintegrasi dengan aplikasi resmi DJP yang lebih mudah.

Anda bisa melakukan pendaftaran dan pembayaran setoran pajak menggunakan aplikasi resmi DJP atau bisa menggunakan aplikasi yang telah terdaftar sebagai mitra resmi DJP yang menyediakan kemudahan fasilitas pembuatan ID Billing dengan sekali klik lewat PC atau ponsel pribadi. Pendaftaran dan penerimaan kode e-Billing bisa lebih cepat dan mudah tanpa harus pergi ke kantor pajak, lho! Anda tinggal mengisi data yang dibutuhkan dan membayar setoran pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *